Satu Alasan

Baiklah, biarkan saat ini tanganku menulis apa yang seharusnya dikatakan.
Tentang kamu dan aku.
Tentang kita yang sama sama memendam rasa.
Tentang kisah yang takkan bertahan selamanya.
Tentang persahabatan yang perlahan dirusakkan cinta.

Dibawah gemerlap ibukota,
hujan menjadi saksi nyata.
Saat jemari kita mulai bertautan untuk saling menghangatkan, kemudian berjanji untuk tidak saling melepaskan.

Di tengah terik panas ibukota,
gedung pencakar langit menjadi mata – mata, mengawasi hari – hari penuh tawa kebersamaan kita.

Sampai pada akhirnya,
di suatu senja di sudut ibukota.
Semua kembali menjadi penonton setia.
Akan kisah yang memang tak mampu bertahan lama,
Tawa yang hilang begitu saja,
Tautan tangan yang saling melepaskan, dan
Kita yang berjalan berbeda haluan, meninggalkan kenangan,
melupakan janji persahabatan,
yang diporak porandakan cinta.

Baiklah, kali ini kubiarkan kau renungkan.
Tentang kita di masa depan,
Karena, hanya itu yang aku takutkan.
Kehilangan

20140120-173451.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s