Masih Jumat yang Basah

Halo kamu,

yang sudah tak akan peduli.

tak akan kembali.

Apa kabar hari ini?

 

Jumat pagiku basah lagi.

Hujan tak berhenti dari tadi,

deras.

Sederas rinduku yang tak mati.

 

Aku kehabisan kata dan daya untuk bicara padamu.

Aku sudah tak mampu.

sungguh.

Sakitnya ini membunuhku.

 

Aku ingin kabur,

lari dari kenyataan dan fakta-fakta yang sudah jelas terpapar.

Sekeras apapun aku bertahan, tetap aku bagai ditampar.

 

Apa yang tertulis di kepalamu?

Apa yang terasa di hatimu?

Sudahkah bahagiamu terbentuk dari air-air mataku?

Sudahkah kebebasanmu terwujud dari kuatku menahan rindu?

Ah, kamu.

Mengapa sejahat itu?

Aku menyerah tuan, sungguh.

Aku menyerah pada luka atas tingkahmu.

Aku menyerah saja tuan, aku tak lagi mampu.

 

Jakarta, 3 Februari 2017 – 11.32

(Masih terbayang bahagianya dia yang kau ajak wisata malam di Monumen Nasional.

Hal yang selalu aku impikan, kamu tahu itu.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s