Masih Soal Kamu

Selamat hari baru kamu.
Malam tadi kita bertemu.

Kamu menarik bangku, di sebelah kiriku.

Aku terlalu takut menatapmu.

Takut tak mampu untuk tidak mengecupmu.

Berkali kamu menyentuh lengan, tangan, atau bahuku.

Berkali aku menghindarimu.

Maaf, aku terlalu takut tak mampu,

menahan rasa ingin merengkuhmu.

Menenggelamkan diriku dalam dekap lengan yang biasa menenangkanku saat saat itu.
Sungguh, 

Aku ingin melakukan semua itu seperti dulu.

Aku ingin mendengarkan ceritamu tentang apa saja.

Aku ingin tertawa bersamamu, menertawakan hal hal apapun itu.

Aku ingin semua hal yang berasal dari kamu.

Sungguh, 

aku masih ingin kamu.

bukan yang lain. hanya kamu. selalu
Jakarta, 5 Februari – 2.16 dini hari
Aku bertemu kamu hari ini.

Terima kasih sudah duduk di sebelahku, meski kemudian bangkit lebih dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s