Aku Tunggu Kamu di Halte Tosari

Aku bisa aja turun tepat depan lobby.

Tapi, kali ini aku memilih jalan kaki.

Menyusuri tosari sampai GI, sendiri.



Aku tunggu kamu di Halte Tosari ya, jadi bareng aja jalannya ke GI”

Kalimat yang selalu ku ketik sebelum bergegas pulang dari kantor, bila berjanji menemuimu.

Kebiasaan kita untuk bertemu di Halte agar bisa menghabiskan waktu lebih lama, bertukar canda dan cerita.

Mungkin aku aneh, lebih suka menemanimu berjalan kaki dari halte ke halte, dibanding menunggu dengan manis dalam mall mall ber AC.
Aku tunggu kamu di Halte Tosari ya

kataku saat kamu memutuskan untuk berwisata malam di kota tua mencari cincin ala kadarnya.

aku memilih berdiam disana, menghabiskan siomay kanji 5 ribuan sembari menunggumu “kabur” dari pekerjaan.

Banyak janji temu kita yang disaksikan kokohnya Tosari.

Bahkan perpisahan di malam pergantian tahun itu pun, perpisahan yang ku sangka hanya untuk hitungan sedikit waktu.

Perpisahan yang ditutup senyum, tanpa ada sedikit sedu.
Aku tunggu kamu di Halte Tosari ya.

Berharap kamu menunggu di ujung halte seperti dulu dulu.
Teruntuk : @zyanrmzy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s