Pergi Saja

Mungkin hati ini sudah mati.

Tak ada angan untuk hidup kembali.

Bertahan saat semua tak ada arti,

apalagi bertahan sendiri.

Sama aja bunuh diri.
Iya, kisah kita memang sudah selesai dari kapan hari.

Ini salahku yang tak mau mengerti,

kalau kamu sudah jauh pergi,

dan hatimu bukan lagi disini.
Tak habis pikirku coba pahami,

bahwa kamu bersama dia yang katamu tak mungkin terjadi.

Aku naif dan bodoh karena percaya, bahwa kamu masih lelaki yang sama.

Nyatanya, saat ini pun tubuhmu beraroma dia.

Bibirmu terasa seperti miliknya.

Yang aku tahu, semua hal tentangmu kini adalah soal dia.

Dia yang entah pagi ke-berapa menjadi wajah pertama yang kau sapa saat kau membuka mata.
Jakarta, 31 Maret 2017

Aku memilih agar kamu pergi saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s