Untuk Perempuan Setelah Aku

Untuk kamu, perempuan siapapun yang kini di samping priaku yang dulu.

Aku yakin parasmu jauh lebih baik dari aku.

Aku yakin wawasanmu lebih luas dari aku.

Aku yakin segala tentangmu lebih dari aku.

Aku hanya perempuan sebelum kamu,
yang pernah tinggal di hati priamu beberapa masa sebelum kamu hadir.

Aku hanya perempuan sebelum kamu, 

yang pernah menjaga dan menyayangi priamu hingga akhirnya ia bertemu denganmu.

Aku tak akan mengganggu, 

pun berlagak paling tahu. 

Ini hanya pesan dari perempuan terdahulu.

Pria itu menyukai tampilannya sempurna, ia akan cukup lama memikirkan apa yang akan dikenakannya.

Pria itu selalu bilang dirinya tampan hanya di depanmu, jangan mengelak hal itu.

Pria itu akan selalu mengeluh ingin menggunting rambutnya namun juga ingin membiarkannya panjang.

Pria itu lebih suka kaus polos dan kemeja berbahan jatuh, dia mungkin akan sering menyalahkan pilihanmu, jangan sedih. Dia memang selalu mengatakan semua hal yang dia rasa, bukan bermaksud menyakitimu. Bersabarlah.

Pria itu akan selalu berbelanja jaket atau sepatu, tolong ingatkan dia bahwa jaketnya dan sepatunya sudah terlalu banyak.

Arsenal lebih utama dari kamu. selalu.

Persendian kakinya suka ngilu, selama ini obat yang diminumnya belum mampu menghilangkan sakit itu seutuhnya. Ingatkan dia untuk mencari tahu hal itu lebih jauh.

Pria itu suka mengemil. Siapkan sekotak beng beng secara rutin.

Pria itu suka jika kamu mengelus lengannya. Jadi, jangan takut hal itu mengganggunya.

Pria itu takkan malu memeluk atau menciummu depan umum, jangan risihkan hal itu. Dia bangga memilikimu.

Sepupunya lebih penting dan lebih tahu apapun dari kamu. Mereka seperti memiliki otak yang sama. Sahabat terdekatnya adalah sepupunya.

Jangan merasa keluarganya tak peduli denganmu, keluarganya memang tidak akan menunjukkan hal itu. Tidak ada drama di keluarganya.

Pelajari bahasanya, agar kamu paham dia dan keluarganya membahas apa (saat kamu di sekitar mereka)

Pria itu akan selalu bermain bersama ringgo, ikutlah bernyanyi bersamanya.

Pria itu selalu suka hal baru, ajaklah dia bermain apapun itu.

Pria itu mampu mencium aroma pisang sebaik apapun kamu menyembunyikannya. Belikan dia apapun yang terbuat dari pisang.

Jika sakit, dia akan selalu mengandalkanmu. Bujuk dia untuk ke dokter, karena dia akan berpikir berulang kali pergi ke dokter.

Untuk perempuan setelah aku,

aku titip pria itu. 

Jaga hati dan senyumnya yang ia berikan padamu.

Semoga kalian selalu dihujani restu.

Semoga kalian berbahagia selalu.

Maafkan jika terkadang aku masih suka merindukan priamu.
– Perempuan milik priamu dulu –

Mataram, 8 April 2017

2 thoughts on “Untuk Perempuan Setelah Aku

  1. Meena says:

    Banyak org yg malah sampe uda tunagan ditinggal calon suaminya.tp mrk cepet move on.kenapa? Karena mrk ga menunjukkan rapuhnya mereka dengan menyibukkan waktunya untuk hal berguna.bersedih itu wajar, tp jangan berlebihan. Banyaklah keluar, travelling.liat di luar sana itu masih banyak yg hilang. Bagusi diri, dengan dekat sama Allah, sekolah lagi kek, atau olahraga supaya tampang lebih kece n kusut. Percaya deh mantan kamu yg baca ini, pasti bakal hanya menertawai kamu n sebut kamu alay. Ga akan di paham gimana sakitnya kamu.yg ada cewe barunya punya bahan gosip baru.believe or not, kalau mau revenge or buat dia kembali itu gampang, perlihatin kita seneng n better tanpa dia.kelabakan deh orangnya, ini uda 100% proved. Selain buat diri kamu sendiri, buat sekeliling kamu juga.wanita itu harus strong.karena bakal jd fondasi rumah tangga. Masa cuma gara2 hati jadi mencla mencle sih.bangkit dong jangan manja! Liat banyak bgt di luar sana yg lebih kejam ditinggalin pasangannya, tapi malah jadi lebih sukses.emang ga pengen kayak gt??? *sorry ya keras dikit komennya, ga suka aja liat cewe yg lemah.soalnya gw ngalamin lebih parah dr lo, 11 tahun pacaran n uda tunangan ditinggal cuma buat cewe yg baru dia kenal 4 bulan. Tapi gw bangkit ga mau gw menye2 kelamaan.lo tuh bisa n jauh lebih beruntung karena masih muda.

    1. thedeepeyes says:

      Halo Mb Meena !
      Pertama tama, terima kasih ya sudah mampir dan baca.
      Terima kasih untuk saran dan masukannya 😊

      Saya menulis menuangkan yg saya rasa, dan i’ll take all the time i need to feel okay.
      Bukan berarti saya nulis dan kemudian berlarut, dan tidak mencoba banyak hal to feel okay again.

      Saya tidak peduli orang yang saya tuju di tulisan saya – atau yang lain mau berkomentar jahat atau bagaimana. Karena ya tiap org beda.

      Im sorry to hear that (your case) tapi (sekali lagi) tiap orang berduka dengan cara berbeda dan daya tahannya pun beda pastinya.
      Dan maaf mungkin memang saya tidak sekuat mba-nya.

      Dan im fine kok in real life.
      Terima kasih sekali atensinya mb 😊😊
      Semoga selalu berbahagia !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s